Open Travel lahir sebagai Gerakan Khidmat, bukan sekadar biro perjalanan komersial. Ibadah yang suci tidak boleh diawali dengan ketidakpastian.
Jemaah adalah sahabat perjalanan. Kami membuka harga tiket dari maskapai, biaya riil sewa hotel di Mekkah dan Madinah, hingga biaya operasional kami.
Kami menolak overpricing dan markup harga sepihak. Biaya operasional kantor dimasukkan secara proporsional dan jujur ke dalam biaya paket.
Kami tidak menetapkan margin tetap untuk diri sendiri. Jasa profesional kami diserahkan pada keridaan hati jemaah, berapapun yang mereka rasa adil.
Menjadi pelopor biro perjalanan umroh berbasis kejujuran nomor satu di Indonesia, yang mengembalikan esensi umroh sebagai ibadah yang bersih dari komersialisasi berlebihan dan membangun ekosistem umroh yang transparan, amanah, dan penuh berkah.
Nama Open Travel menjadi jaminan bahwa jemaah tidak akan ditipu, di-markup, atau ditelantarkan.
Memicu kesadaran nasional, sehingga travel lain ikut transparan dan berhenti melakukan overpricing ekstrem.
Melahirkan jemaah yang merasa puas dan dihargai, sehingga tercipta word of mouth yang masif, online maupun offline.
Jemaah berangkat ke Tanah Suci dengan hati yang bersih dari rasa curiga, karena mereka tahu ke mana setiap rupiah dialokasikan.
Para komisaris yang mengawal kejujuran dan keberlanjutan perjalanan Open Travel.

Komisaris Utama

Komisaris
Direktur Utama
Direktur Operasional